Rabu, 15 September 2010

Aku menyebut mu penghianat.
Aku memberi mu kepercayaan. Nyatanya? Kau apakan kepercayaan ku. Kau buang, kau campakkan.

Kau tahu?!!
Perlahan aku membenci mu. Aku dulunya percaya pada mu, sekarang aku ragu. Aku tidak ada artinya buat mu bukan?

Aku dulu merasa, akhirnya aku punya. Nyatanya?!!

Aku tidak tahu harus bagamana sekarang. Aku bingung. Aku merasa dihianati. Pernahkah aku berarti untuk mu?

Rabu, 08 September 2010

Mimpi yang Mati


Rasanya begitu sakit, saat mimpi yang bertahun-tahun kau harapkan, yang kau usahakan, yang terus kau pupuki, harus mati perlahan-lahan. Mungkin kau yang kurang merawatnya atau kau yang kurang berusaha atau sebaliknya, kau terlalu memupukinya, terlalu mengharapkannya.
Rasanya sakit melihatnya mati...
Karena sudah tidak ada jalan lagi. BUNTU. Dan kau tidak bisa berputar balik untuk mencari jalan yang lain. Kau terjebak. Yang bisa kau lakukan hanya melupakannya dan terus berjalan dan mengubur impian itu sedalam-dalamnya. Dan membiarkan impian baru bertunas.

_Makassar, Rabu 11 Agustus 2010

A. Kasirang dalam kenangan


Hal yang kuingat dan sangat kurindukan dari andi' adalah senyumannya yang lebar, yang menampakkan sederetan gigi yang tersusun rapi, yang kata orang kuwarisi :). Juga kasih-sayangnya yang berlimpah ruah kepada kami.

Andi' adalah sosok wonder women dalam hidup ku. Saat aba meninggal, dia berusaha tetap tersenyum kepada kami dan berusaha menggantikan sosok aba dalam hidup kami. Meskipun dalam tidurnya, dia menangis diam-diam, merindukan soulmatenya.
Saat ia didiagnosis mengidap kanker payudara, dia juga tetap tersenyum kepada kami. Dia hanya cemas karena harus meninggalkan kami saat dia berobat ke Jakarta. Juga karena rengekan ku yang ingin dia segera pulang, karena masa remaja ku sangat sulit dan aku merindukannya. Dan saat dia harus di mastektomi radikal (payudara diangkat seluruhnya) pun, dia tetap tersenyum kepada kami. Bahkan saat kemoterapi meluluhlantakkannya dan menggugurkan rambutnya yang indah, dia tetap tersenyum.

Hidup ku rasanya ikut berakhir saat ia meninggalkan dunia fana ini. Saat tidak ada lagi senyumannya yang membuat segalanya mudah. Butuh waktu yang sangat lama untuk mengiklaskan kepergiannya. Butuh berbulan-bulan untuk berdamai dengan Sang Kekasih.

Mungkin itu hal yang terbaik untuk andi', dimana andi' akan bertemu lagi dengan aba, cinta sejatinya.

Share It